KSNNews.id|Aceh Tengah – Jajaran Polres Aceh Tengah melalui Polsek Silih Nara dan Polsek Lut Tawar melaksanakan kegiatan kurve dan gotong royong di dua lokasi berbeda pada Kamis (26/2/2026).
Kegiatan ini merupakan wujud dukungan terhadap Gerakan Nasional Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) sekaligus bagian dari percepatan pemulihan fasilitas umum pascabencana alam di wilayah Kabupaten Aceh Tengah.
Kegiatan kurve Gerakan Nasional Indonesia ASRI dilaksanakan sekira pukul 10.00 WIB di sekolah SMP Negeri 23 Aceh Tengah, Kampung Burni Bius, Kecamatan Silih Nara. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Wakapolsek Silih Nara Aiptu Syarif Maulana dengan melibatkan personel Polsek Silih Nara bersama personel BKO Brimob Polda Aceh.
Sasaran pembersihan difokuskan pada halaman dan pekarangan sekolah guna menciptakan lingkungan belajar yang bersih, sehat, aman, dan nyaman bagi para siswa dan tenaga pendidik.
Melalui kegiatan ini, Polri tidak hanya menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga menumbuhkan semangat gotong royong serta kebersamaan dalam menciptakan suasana yang tertib dan indah.
Program tersebut sejalan dengan nilai-nilai Indonesia ASRI yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, sebagai gerakan nasional untuk membangun budaya hidup bersih dan sehat di tengah masyarakat.
Sementara itu, pada hari yang sama sekira pukul 09.00 WIB, personel Polsek Lut Tawar melaksanakan gotong royong lanjutan dalam rangka percepatan pemulihan pascabencana di Polindes Toweren Antara, Kecamatan Lut Tawar.
Pembersihan dilakukan agar fasilitas pelayanan kesehatan tersebut dapat segera difungsikan kembali secara normal.
Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Polri dalam memastikan fasilitas umum, khususnya layanan kesehatan masyarakat, kembali dalam kondisi aman, bersih, dan layak digunakan sehingga pelayanan kepada warga dapat berjalan optimal.
Kapolres Aceh Tengah AKBP Muhamad Taufiq, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan kurve dan gotong royong ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga dalam mendukung program Indonesia ASRI serta membantu pemulihan fasilitas umum pascabencana alam di Kabupaten Aceh Tengah.












