Kodim 0119/Bener Meriah dan Yonif 114/SM Bersihkan Parit, Antisipasi Banjir.

  • Bagikan

KSNNews.id|Bener Meriah – Dalam rangka mengantisipasi terjadinya luapan air dan potensi banjir akibat meningkatnya curah hujan, jajaran Koramil 03/Timang Gajah Kodim 0119/Bener Meriah bersama personel Yonif 114/SM melaksanakan kegiatan karya bakti berupa pembersihan saluran air (parit) di lingkungan masyarakat. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Desa Lampahan Induk, Kecamatan Timang Gajah, Kabupaten Bener Meriah, pada Kamis (26/03/2026).

Karya bakti ini difokuskan pada pembersihan parit yang mengalami penyumbatan akibat tumpukan material seperti tanah, pasir, dan bebatuan yang terbawa arus air dari perbukitan di sekitar wilayah tersebut. Tingginya intensitas curah hujan dalam beberapa waktu terakhir menyebabkan material tersebut menumpuk dan menghambat aliran air, sehingga berpotensi menimbulkan genangan bahkan banjir saat hujan deras.

Komandan Koramil 03/Timang Gajah, Kapten Inf Takdir Anur, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah preventif yang secara rutin dilaksanakan, terutama pada musim penghujan. Ia menyebutkan bahwa meskipun pembersihan saluran air sebelumnya telah dilakukan, namun kondisi geografis wilayah yang berada di daerah perbukitan membuat material mudah kembali terbawa aliran air dan menutup saluran yang ada.

“Pembersihan ini sebenarnya sudah pernah kita laksanakan sebelumnya. Namun, karena curah hujan yang cukup tinggi, material dari arah bukit seperti batu dan pasir kembali terbawa arus dan menutup saluran air, sehingga perlu dilakukan pembersihan ulang secara berkala,” ungkapnya.

Dalam kegiatan tersebut, Babinsa bersama personel Yonif 114/SM terlihat bahu-membahu mengangkat material yang menyumbat parit dengan menggunakan peralatan sederhana. Semangat gotong royong dan kebersamaan menjadi pemandangan yang mencerminkan sinergi antara TNI dan masyarakat dalam menjaga lingkungan.

Kapten Takdir Anur menambahkan, kegiatan karya bakti ini tidak hanya bertujuan untuk memperlancar aliran air, tetapi juga sebagai upaya menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan bebas dari potensi penyakit yang dapat timbul akibat genangan air.

“Melalui kegiatan ini, kami berupaya memastikan saluran air dapat berfungsi dengan baik, sehingga risiko terjadinya banjir dapat diminimalisir. Selain itu, lingkungan yang bersih juga akan berdampak positif terhadap kesehatan masyarakat,” tambahnya.

Ia juga mengimbau kepada masyarakat agar terus meningkatkan kesadaran dalam menjaga kebersihan lingkungan, khususnya tidak membuang sampah sembarangan ke dalam saluran air yang dapat menyebabkan penyumbatan.

“Kami berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan kepedulian bersama, sehingga masyarakat turut berperan aktif dalam menjaga kebersihan parit dan lingkungan sekitarnya. Dengan demikian, potensi bencana banjir dapat dicegah secara bersama-sama,” pungkasnya.

Kegiatan karya bakti ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI terhadap kondisi lingkungan dan keselamatan masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antara aparat teritorial dengan warga binaan, serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam menghadapi berbagai tantangan, termasuk potensi bencana alam.

  • Bagikan